Memahami 20 Sifat Fitrah Anak

Allah telah menciptakan adanya orang tua dan anak sebagai ketentuan berjalannya regenerasi manusia di dunia ini. Penciptaan orang tua yang di kemudian hari melahirkan anak-pinak, masing-masing diberi fitrah (sifat permanen bawaan). Fitrah yang masing-masing saling isi-mengisi ini berfungsi menciptakan keharmonisan pergaulan hidup di dunia ini.
Sifat fitrah orang tua tidaklah bertentangan secara diametral dengan sifat fitrah anak, sehingga menimbulkan permusuhan dan kontradiksi yang merugikan. Tetapi sifat fitrah antar mereka ini justru akan menjalin keserasian perkembangan kepribadian kedua belah pihak.
Bila kita gagal memahami dan mengenali secara seksama sifat fitrah masing-masing pihak yang merupakan dua kutub yang terjalin ini, maka yang timbul adalah permusuhan yang fatal. Tetapi kalau kita mengenalinya secara mendalam, maka kita akan dapat membina keserasian, ketenteraman dan kesejahteraan, baik dalam keluarga maupun masyarakat.
Keadaan modern sangat menuntut kita untuk memahami sifat-sifat dasar anak agar orang tua tidak gagal membina hubungan harmonis dengan anak-anaknya. Oleh karena itu Drs. M. Thalib membuat tulisan mengenai Memahami 20 Sifat Fitrah Anak agar masyarakat, yakni para orang tua dapat memahami anak-anak mereka secara benar; dan dapat menjalin hubungan yang harmonis dengan anak-anak mereka. Selain itu pemahaman atas fitrah anak begitu penting bagi kita semua yang menginginkan generasi setelah kita menjadi generasi yang terbaik, yakni generasi yang dapat mengaktualisasikan keimanan dan keislaman mereka secara nyata dalam kehidupan.
Berikut adalah pemaparan 20 sifat fitrah pada anak yang dikemukakan oleh Drs. M. Thalib dalam bukunya, di antaranya:
1. Anak menginginkan perlindungan dan bimbingan
2. Anak cenderung lebih mengidolakan bapak
3. Anak senang membanggakan prestasi orang tuanya
4. Anak merasa prihatin bila orang tuanya sesat akidahnya
5. Anak merasa tidak senang bila tidak dipercayai oleh orang tuanya
6. Anak merasa tidak senang jika dianaktirikan (dibeda-bedakan) oleh orang tuanya
7. Anak senang bila orang tuanya se-akidah
8. Anak siap membela martabat orang tuanya bila dihinakan orang
9. Anak senang mendapatkan restu orang tuanya
10. Anak cenderung mengikuti jejak orang tuanya
11. Anak senang membahagiakan orang tuanya
12. Anak senang diperlakukan orang tuanya secara dewasa
13. Anak berjaga diri agar tidak dimarahi orang tuanya
14. Anak senang membantu kepentingan orang tuanya
15. Anak cenderung lebih dekat dengan ibu
16. Anak mengharapkan doa kebaikan dari orang tuanya
17. Anak cenderung kurang dekat dengan orang tuanya ketika mereka telah mampu mandiri
18. Anak kurang bersabar merawat orang tuanya yang telah lanjut usia
19. Anak lebih senang memilih sendiri jodohnya
20. Anak menyadari pengorbanan orang tuanya setelah berumur empat puluh tahun
Mari kita bersama-sama belajar untuk lebih memahami dunia anak, di awali dengan pemahaman atas fitrah atau sifat anak ini (Nd).
Rujukan:
Thalih, M. 1995. Memahami 20 Fitrah Sifat Anak. Bandung: Irsyad Baitus Salam

Leave a Reply