Keutamaan Tilawah AlQuran

Tilawah sering diartikan membaca. Namun tilawah berbeda dengan qiroah, karena tilawah hanya digunakan untuk membaca kitabullah, baik kitab AlQuran atau kitab-kitab yang turun sebelum AlQuran. Sementara qiroah biasa juga digunakan untuk membaca alam dan peristiwa yang terjadi sejak zaman dahulu hingga saat ini. Dengan demikian maka adanya tilawah untuk AlQuran mengingatkan adanya satu kestuan syariat yang turun dari Zat Yang Mahakuasa untuk mengatur kehidupan umat yang sama-sama memiliki hak tilawah. Namun, untuk AlQuran tilawah tersebut mesti disertai dengan tartil.
a. Mendapat syafa’at di hari Qiyamat.

Dari Abi Umamah RA, ia berkata : “Saya telah mendengar Rasulullah SAW bersabda : “Bacalah oleh kamu sekalian AlQuran, karena sesungguhnya ia akan datang pada hari qiamat sebagai penolong bagi para pembacanya.” (HR. Muslim).

b. Mendapat derajat yang tinggi

Dari Aisyah RA, ia berkata : telah bersabda Rasulullah SAW : “Orang yang membaca AlQuran dengan mahir, akan bersama-sama malaikat yang mulia lagi taat, dan orang yang membaca AlQuran dengan terbata-bata dan merasa berat, maka ia mendapat dua pahala.” (HR. Bukhari).

 

c. Merupakan ciri keimanan seseorang.

Dari Abu Musa Al-Asy’ari RA, ia berkata : Telah berkata Rasulullah SAW : “Perumpamaan orang mukmin yang membaca AlQuran, bagaikan buah Utrujjah, harum baunya dan lezat rasanya. Dan perumpamaan orang mukmin yang tidak membaca AlQuran, bagaikan buah kurma, tidak harum dan rasanya manis. Perumpamaan orang munafik yang membaca AlQuran, bagaikan bunga (rihanah), harum baunya dan pahit rasanya.Dan orang munafik yang tidak membaca AlQuran bagaikan buah Handzalah, tidak harum dan rasanya pahit.”(HR. Bukhari dan Muslim).

d. Allah akan mengangkat derajatnya.

Dari Umar bin Khattab RA, ia berkata : Telah bersabda Rasulullah SAW : “Sesungguhnya Allah Ta’ala dengan kalam ini, mengangkat beberapa kaum dan merendahkan kaum lainnya.” (HR. Muslim).

e.    Mendapat kebaikan.

Dari Ibnu Mas’ud RA, ia berkata : Telah bersabda Rasulullah SAW : “Barang siapa yang membaca satu huruf dari kitab Allah, maka baginya satu kebaikan, dan setiap kebaikan dibalas dengan sepuluh kebaikan. Aku tidak mengatakan Alif Lam Mim satu huruf, tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf, dan Mim satu huruf.” (HR. Tirmidzi).

f.     Mendapat kedudukan yang tinggi pada hari Qiyamat.

Dari Abdullah bin Amr dari Nabi SAW ia telah bersabda : “Dikatakan kepada pembawa AlQuran” : “Bacalah dan naiklah, bacalah sebagaimana kamu membaca di dunia, maka sesungguhnya (tingginya) kedudukan (dicapai) pada hari akhir ayat yang kamu baca.” Hadits ini hasan sahih.” (HR. Timidzi, Abu Daud, dan An-Nasa’i).

 

Leave a Reply